BerandaArtikelUPT PERBIBITAN TERNAK TALAGA, CISONDARI KEC.PASIR JAMBU BUDIDAYAKAN RUMPUT ODOT

UPT PERBIBITAN TERNAK TALAGA, CISONDARI KEC.PASIR JAMBU BUDIDAYAKAN RUMPUT ODOT

Trisula.org

Bandung |Rumput Odot menjadi salah satu alternatif selain rumput Gajah, rumput Lampung, hingga jenis rumput Indigofera sebagai pakan ternaknya.

Tetapi khusus rumput Odot memang berbeda, karena jenis rumput berdaun panjang dan tumbuh tinggi pada batang-batang mirip pandan itu, sangat resistan atau kuat di musim kemarau.

Keterbatasan tidak menyurutkan Dadang Tokoh Pemuda Cisondari Kampung Talaga Kec.Pasir Jambu Kab.Bandung ditemui Tim Trisula Senin, (22/02/2020), sedang menanam rumput Odot di lahan milik UPTD Perbibitan Ternak Talaga. “Ketika musim kemarau tiba, rumput Odot ini bisa diandalkan,” ungkap Dadang.

Ia menjelaskan, manfaat rumput Odot sangat besar bagi ternak. Selain bergizi tinggi, batangnya bisa ditanam kembali. “Saya akan tanam bibit Odot. Agar mampu mengurangi kebutuhan pakan saat puncak musim kemarau,” pungkasnya.

Kepala UPTD Perbibitan Ternak, Wawan mengungkapkan, beragam jenis rumput itu memang disediakan bagi peternak kambing dan sapi di Pasir Jambu.

“Silakan, semua memang disediakan  kepada kelompok tani atau peternak manapun,” ungkap Wawan.

Ia menjelaskan, rumput Odot sengaja ditanam mendominasi jenis rumput lainnya. Selain bergizi tinggi, tekstur daun Odot tidak keras. “Sangat disukai kambing dan sapi. Karena itu, rumput Odot kami tanam lebih banyak,” tutupnya.

Masa tanam rumput Odot untuk keperluan pakan, disampaikan Dadang hanya membutuhkan waktu dua bulan. Sedangkan untuk kebutuhan bibit, dibutuhkan waktu antara 3-4 bulan karena menunggu batang Odot mengeras.

Pembibitan Rumput Odot

Bibit rumput odot berasal dari stek, bibit tersebut dipotong sepanjang 15 cm hingga 25 cm selanjutnya dibenamkan ke lahan, sebelum dilakukan penanaman sebelumnya lakukan pemupukan dasar pada lahan dengan menggunakan pupuk kandang dan lokasi tanam rumput odot tersebut mendapat sinar matahari yang cukup.

Pola Tanam Rumput Odot

Rumput odot dapat ditanam dengan pola mono kultur atau dalam lahan hanya ditanami rumput odot saja. Namun rumput odot ini dapat ditanam sebagai tanaman sela yang dikombinasikan dengan hijauan lain karena tanaman ini memiliki ukuran lebih pendek, rumput odot ini dapat digunakan untuk menahan erosi lahan.

Cara Penanaman Rumput Odot

Pertama bersihkan lahan dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Selanjutnya buatlah gundukan atau bedengan dengan lebar sekitar 60 cm-80 cm dan tinggi sekitar 20 cm. Pada setiap gundukan ditanam bibit minimal 3 ruas dan 2 ruas ditanam di dalam tanah di tengah gundukan jarak tanaman dalam barisan yaitu 50 cm – 75 cm, jarak tanam antar baris yaitu sekitar 75 cm hingga 150 cm.

Pemupukan Rumput Odot

Untuk pemupukan dasar, berikan pupuk kandang sekitar 3 ton per hektar lahan. Untuk mempercepat pertumbuhan rumput odot dapat diberi pupuk kembali setelah berumur sekitar 15 hari setelah tanam dengan menggunaan NPK sebanyak 60 kg/hektar dan pupuk cair atau urin kambing fermentasi digunakan bahan pupuk cair untuk pemupukan dengan aplikasi disemprotkan ke tanaman tanah.

Pemanenan rumput Odot

Rumput odot dapat dipanen setelah berumur sekitar 70 hari hingga 80 hari. Ciri rumpur odot yang siap panen yaitu terdapat ruas batang telah berukuran 15 cm. Umur panen pada musim penghujan yaitu 35-45 hari, pada musim kemarau yaitu 40-50 hari. Cara pemanenan rumput ini yaitu dengan memotong rumput pendek sejajar dengan tanah. Namun disarankan untuk pemanenan pertama kali dipanena setelah 60 hari atau lebih atau tunggu hingga batangnya berukuran sekitar 30 cm hingga 40 cm.

Keterangan dan pemaparan dari Kepala Uptd disela-sela kesibukanya.

(RED)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA