BerandaBeritaSelalu Lolos, Bandar Miras Di Probolinggo Diduga Kebal Hukum.

Selalu Lolos, Bandar Miras Di Probolinggo Diduga Kebal Hukum.

TRISULA.ORG

Probolinggo ~ Berdasarkan Permendag No.6 Tahun 2015 Tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol.

Adapun Kabupaten Probolinggo sejatinya telah memiliki Perda yaitu Perda No.4 Tahun 2019 Tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol di Kabupaten Probolinggo.
Namun, peredaran miras di wilayah Kabupaten Probolinggo telah sangat meresahkan.

Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, mengeluh dengan adanya agen penjual minuman keras (miras) jenis arak dan lain lain, yang letaknya berdekatan dengan SMAN 1 Dringu, hal tersebut merupakan suatu pelanggaran dan sangat meresahkan masyarakat, serta merusak moral pemuda generasi bangsa.

Salah satu tokoh masyarakat berinisial Ns mengatakan,
“Gimana ya, bolak-balik digerebek tapi ya pancet ae, ndak diapa-apakan, ndak ada tindakan yang membuat jera. Harusnya orangnya dibawa, diproses.”, ujar Ns yang notabene adalah salah satu tokoh masyarakat Dringu.

Seorang tokoh masyarakat yang lain mengatakan,
“Dulu sebelum pandemi (jam belajar di sekolah), anak-anak SMA itu biasa beli di situ, dibungkus plastik, kayak minum es gitu.”, ungkap Yn.

Diduga agen miras tersebut dibekingi oleh oknum aparat penegak hukum.
Seorang warga setempat mengatakan,
“Kadang-kadang ada oknum aparat yang nongkrong di situ. “, ungkap seorang warga berinisial Un.

Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Dringu sangat berharap agar Pemerintah Kecamatan Dringu dan Satpol PP Kabupaten Probolinggo mau menegakkan Perda yang sudah ada, serta pihak aparat penegak hukum agar serius dalam memberantas tuntas peredaran miras dengan tidak tebang pilih supaya bisa menekan maraknya tindak kriminal yang terjadi wilayah Kabupaten Probolinggo.

Terkait adanya oknum aparat yang menjadi beking agen miras di Pabean-Dringu itu, hal tersebut dibenarkan oleh seorang aparat penegak hukum yang wanti-wanti agar namanya tidak ditulis,
“Iya, yang di Dringu itu bekingnya besar, sepertinya satu jaringan dengan yang di Kraksaan.”, ungkapnya.

Di saat aparat sedang gencar-gencarnya mengadakan operasi miras, akan tetapi tiga nama yang dikenal sebagai bandar miras itu justru sama sekali tidak tersentuh.

Meski telah diinfokan kepada pimpinan Polres Probolinggo dan pimpinan Satpol PP Kabupaten Probolinggo, namun hingga saat ini diduga bandar miras di Probolinggo ini masih tetap beroperasi.

Justru yang dijaring adalah kelas pengecer.
Semisal, Em, seorang pemilik warung kopi di Dringu mengatakan,
“Saya didatangi tiga orang, padahal saya tidak pernah menjual arak. Waktu itu dagangan saya (minuman Bir dan minuman Anggur) dirampas.”, kata Em.

Adapun telah disampaikan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo di Gedung Awaloedin Djamin, Mabes Polri, Jakarta Rabu (24/2/2021),
Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo menekankan agar kedepannya tidak ada lagi kesan dari masyarakat bahwa hukum seakan tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA