BerandaBeritaSegera... Polsek Kresek Jalankan Program PAM Swakarsa di Wilayah Hukumnya

Segera… Polsek Kresek Jalankan Program PAM Swakarsa di Wilayah Hukumnya

TRISULA.ORG

KABUPATEN TANGERANG – Kapolsek Kresek AKP. Osman Sigalingging memastikan bahwa konsep Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa (Pam Swakarsa) yang digagas oleh Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo berbeda dengan situasi tahun 1998 atau ketika era otoriter.

Rencananya Kapolsek Kresek melalui jajarannya akan segera mengaktifkan Pam Swakarsa yang diintegrasikan dengan perkembangan teknologi informasi dan fasilitas – fasilitas yang ada saat ini di tubuh Polri.

“Jelas semua ini merupakan bentuk Pam Swakarsa yang sangat berbeda dengan Pam Swakarsa pada tahun 1998,” kata AKP. Osman Sigalingging (28/01/2021).

Osman Sigalingging menjelaskan, wacana Pam Swakarsa itu sendiri sebetulnya telah diatir dalam Undang-Undang (UU) Nomor : 02 Tahun 2002 Tentang Polri dan dituangkan dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor : 04 Tahun 2020.

“Dalam UU kepolisian, Pasal 3 ayat (1) huruf C dikatakan bahwa pengemban fungsi kepolisian adalah Kepolisian Republik Indonesia dibantu oleh kepolisian khusus, kedua oleh penyidik Pegawai Negeri Sipil ketiga dibantu bentuk – bentuk pengamanan swakarsa,” ujar Kapolsek Kresek

Adapun yang dimaksud Pam Swakarsa yakni adalah, bentuk pengamanan yang dilakukan pengemban fungsi kepolisian yang dibentuk atas dasar kemauan kesadaran dan kepentingan masyarakat sendiri dan tentunya semua mendapat pengukuhan dari Polri.

Dengan begitu, Osman Sigalingging menekankan, segala bentuk aktivitas maupun operasional Pam Swakarsa keseluruhannya dikoordinasikan dan diawasi oleh aparat kepolisian. Sehingga, Pam Swakarsa tidak bisa semena – mena atau berjalan sendiri tanpa pengawasan aparat penegak hukum dalam hal ini Polri.

“Artinya, dalam segala aktivitas, operasional Pam Swakarsa senantiasa dikoordinasikan dan diawasi oleh kepolisian, jadi operasionalnya tidak berjalan sendiri senantiasa berdampingan dengan kegiatan – kegiatan polisi di lapangan,” ucap Osman

Kapolsek Kresek juga memaparkan, bentuk dari Pam Swakarsa tersebut, pertama adalah satuan pengamanan dengan diisi oleh orang – orang yang dididik dan dilatih oleh Polri untuk melakukan pengamanan pada lingkungan tertentu.
Misalnya, pengamanan di perusahaan, kawasan tertentu dan bisa di pemukiman masyarakat.

“Tentunya kegiatan – kegiatan satpam ini senantiasa dalam koordinasi dan pengawasan polisi,” tutur Osman.

Selanjutnya bentuk yang kedua, adalah satuan keamanan lingkungan yang merupakan kemauan, kesadaran dan kepentingan dari Elemen masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dilingkungannya sendiri,”ucapnya

“Ini yang nantinya diketuai oleh para Kepala rukun setempat, bisa Ketua RT maupun Ketua RW.
Dan sekali lagi operasional satuan keamanan lingkungan ini harus senantiasa dalam kordinasi dan pengawasan aparat kepolisian setempat,” papar AKP. Osman Sigalingging

Kemudian, untuk bentuk lainnya adalah Polri/Polisi akan mengakomodir kearifan lokal bentuknya antara lain seperti kelompok – kelompok yang sadar Kamtibmas di lingkungan masyarakat sekitar,”ujarnya.

Bentuk lain bisa yaitu siswa maupun mahasiswa Bhayangkara ini didekatkan dengan kegiatan – kegiatan kepramukaan jadi bentuk Pam Swakarsa inilah yang akan disentuh dan dimantapkan kembali oleh Kapolsek Kresek

(Ari Ariyanto)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA