BerandaBeritaRuang Jurnalis Nusantara Kecam Pengusiran Wartawan oleh Oknum Trantib  

Ruang Jurnalis Nusantara Kecam Pengusiran Wartawan oleh Oknum Trantib  

KABUPATEN TANGERANG – Trisula.Org – Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) DPC Kabupaten Tangerang, perihatin dan ikut menyesalkan masih ada ulah oknum terkait pengusiran terhadap Jurnalis yang sedang bertugas meliput Pilkades (PAW) Pemilihan Antar Waktu Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Provinsi Minggu (30/05/2021)

Menurut Antoni Ray, “Seorang jurnalis yang diusir itu adalah Budi dari Angket24.Id yang tergabung di wadah Jurnalis Tangerang Raya (JTR) dengan Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI ) Cabang Banten dan Media tersebut tergabung Di Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Banten,” terangnya

Antoni Ray selaku Ketua DPC Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) Kabupaten Tangerang menjelaskan, Pengusiran itu merupakan salah satu tindakan menghalang – halangi kerja jurnalis dan jelas melanggar Undang – undang Pers Nomor : 40 Tahun 1999,” tegasnya

Jika berdasarkan kronologi yang disampaikan Budi, peristiwa ini terjadi saat dirinya hendak mewawancarai Panitia Pilkades (PAW) Pemilihan Antar Waktu Desa Lebak Wangi Minggu (30/05/2021)

Budi yang sehari – hari bertugas meliput di wilayah Kabupaten Tangerang Utara (Pantura) hanya mencoba ingin mewawancarai Panitia PAW secara sopan dan minta izin terlebih dahulu kepada petugas keamanan yang berada di depan Pintu TPS tempat berlangsungnya acara tersebut.

Setelah beberapa menit menunggu izin, tiba – tiba petugas keluar dari dalam ruangan, ternyata orang lain yang datang dengan bahasa kasar, langsung mengusir Budi agar segera keluar dan menjauhi Areal TPS, tersebut, bahkan entah mengapa seorang petugas Satpol PP bersama Anggota Polsek Sepatan yang bertugas disana, ikut – ikutan mengusir para awak media yang lain dengan bahasa kasar sambil melakukan kekerasan fisik dengan Mendorong para wartawan untuk menjauh,” ujarnya

Karena merasa diperlakukan seperti itu, Budi yang hanya mengerti tugas dan fungsnya sebagai Jurnalis tidak memberikan perlawanan, hanya tersenyum dan menulis serta melaporkan hal tersebut kepada Redaksi maupun pimpinan Organisasi Wartawan,” papar Antoni Ray

“Kejadian Budi ini merupakan satu dari sekian banyak pengalaman buruk yang dialami para jurnalis yang sedang meliput diwilayah Sepatan Timur, Tapi tidak pernah ramai waktu itu, karena waktu zaman Kapolsek Sepatan Pak Gusti selalu respon cepat dan selalu merangkul para teman – teman wartawan yang berada di Wilayah, tidak seperti Kapolsek Sepatan yang sekarang,”ujarnya.

“Sebagai pejabat publik maupun petugas hukum, seharusnya mengetahui tugas jurnalistik, sebagaimana diatur dalam UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.
Atas dasar itu, Antoni Ray mengecam tindakan oknum Satpol PP dan Anggota Polsek Sepatan yang menghalang – halangi tugas jurnalis saat meliput tersebut.

Harusnya mereka sebagai Abdi Negara yang memiliki tanggung jawab kepada publik, baik Camat Sepatan Timur maupun Kapolsek Sepatan juga Panitia PAW yang ditugaskan dapat membuka diri dan bekerja sama untuk kepentingan publik,” tuturnya

“Hak kami untuk mendapatkan informasi Publik pun dilindungi oleh Undang – undang Nomer : 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” kata. Antoni Ray selaku Ketua DPC Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) Kabupaten Tangerang

Selama bertahun – tahun hubungan antara pejabat Publik di Kabupaten Tangarang maupun diwilayah Tangerang Utara (Pantura) sangatlah baik, jangan karena memikirkan kepentingan sejumlah oknum kerja sama yang sudah dibangun hancur seketika,”tuturnya.

Sama halnya dengan Ketua PWI Banten Rian Nopandra, menjelaskan, kinerja teman – teman para jurnalistik sudah dilindungi oleh Undang – undang. Maka tidak ada pihak lain yang dapat  menghalangi kinerja temen – temen di lapangan, apalagi dengan cara mengancam, mengintimidasi, atau dengan cara negatif lainya,” ungkapnya

Jika itu benar terjadi berarti jelas melawan undang – undang,. Seperti yang diceritakan oleh Jurnalis Angket24.id, yang mengalami kelakuan tidak menyenangkan oleh para petugas Pemerintah dilapangan,” kata Rian

Reporter : Ari
Editor : Wt
Publisher : Har

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA