BerandaBencanaPT. PURI 11 Harus Bertanggung Jawab, Warga Pondok Bahar Kebanjiran

PT. PURI 11 Harus Bertanggung Jawab, Warga Pondok Bahar Kebanjiran

Trisula.Org, Kota Tangerang – Akibat curah hujan yang tinggi dan juga adanya tanggul kali yang jebol warga RT 04 RW 01 Kel Pondok Bahar Kec Karang Tengah Kota Tangerang, kebanjiran, hingga Jum’at (29/1).

Banjir di wilayah tersebut, dimusim hujan akhir Januari 2021, Namun banjir kali ini menjadi langganan karena curah hujan yang tinggi. Air yang datang tiba-tiba juga membuat warga tak sempat menyelamatkan seluruh isi barang yang ada dirumah.

H. Syarifudin, Ketua RW 01 mengatakan, hujan di wilayahnya tersebut terjadi sejak pukul 23.30 hingga 04.00 WIB. Sekitar malam pukul 11.00 WIB, saluran air yang ada, ternyata tidak kuat menahan beban air sehingga tumpah ke pekarangan rumah warga.

“Saluran air memang sangat sempit. Banjir datang dari curah hujan yang deras, terus air mengalir ke pemukiman warga” kata H Syarifudin,

Menurut H Syarifudin, sejak tinggal di daerah tersebut sekitar dirinya tidak pernah mengalami banjir. Tetapi setelah dibangun perumahan PT. PURI 11, lahan yang sebelumnya rawa dan menjadi tempat penampungan air sementara menjadi ditutup.

“Saluran sekarang tinggal satu, dibawah tol saja. Padahal seumur hidup saya tinggal disini, tidak pernah terkena banjir. Semenjak ada proyek perumahan ini saja, banjir jadi datang,” jelas H Syarifudin.

H Syarifudin menambahkan, akibat banjir yang datang mendadak itu, semua barang milik warga RT 04 yang ada didalam rumah seperti kasur, pakaian, lemari dan alat elektronik menjadi terendam. Ia juga mengaku belum menerima bantuan dari pemerintah setempat maupun pihak pengembang yang seharusnya dapat bertanggungjawab. Kali ini kami dan warga akan menuntut PT. PURI 11.

“Saya berharap jangan ada lagi banjir datang. Kalau bisa saluran air yang ada juga di tambah atau diperluas, dibuatkan Fly Over diarea terowongan bawal tol, sehingga ada saluran pembuangan menuju kali,” ujar H Syarifudin.

Warga lainnya, Nasad (Ketua rt 04) menuturkan, memang benar sebelum ada proyek perumahan di kawasan tersebut tidak pernah terjadi banjir karena masih banyak pembuangan air. Tetapi semenjak ada proyek itu, saluran pembuangan air menjadi ditutup sehingga air merendam rumah warga.

“Di masa Pandemik Covid-19 warga masyarakat di hantui dengan Banjir dan harus membersihkan aliran sungai yang di akibatkan dari adanya pembangunan perumahan PT.PURI 11 di Rt. 04 Rw.01 Kel.Pondok Bahar Kec.Karang Tengah Kota Tangerang, Kita kan hanya warga biasa, tidak tahu juga kalau dampak proyeknya menjadi banjir seperti ini, bahkan langganan banjir kalau turun hujan. Saya berharap pemerintah bisa memberikan perhatian agar tidak banjir lagi,” jelas Nasad.

Nasad mengatakan, banjir kali ini membuat barang-barang miliknya dan warga seperti tempat tidur, pakaian dan lain-lainnya menjadi terendam. Setiap kali turun hujan dirinya menjadi resah karena dikhawatirkan banjir susulan.

Sementar itu Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), PUPR Kota Tangerang, sudah kami buatkan laporan berkali-kali namun belum juga ada hasil, saat terjadi hujan dirinya sudah melakukan pengecekan kepada titik-titik yang rawan banjir. Setelah mendapat informasi banjir di Wilayah Pondok Bahar ini pihaknya langsung datang ke lokasi.

Kita sudah terjunkan dan sewa alat pompa untuk menyedot air banjir, untuk membersihkan salurannya, supaya memperlancar laju air, sementara untuk penyebab banjir dilokasi itu akibat saluran air ditutup pihak PT. PURI 11, untuk itu dalam waktu dekat pihaknya merencanakan melakukan protes pertanggungjawaban agar tidak terjadi banjir kembali.

Ditambahkan warga RW 04 Perumahan Ciledug Indah 2 , selain warga Pondok Bahar, Ada lain yang terkena banjir. Di lokasi tersebut setiap hujan aliran air kali Angke naik dan melewati tanggul yang jebol sehingga membuat penyebab banjir akibat tanngul yang jebol.

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA