BerandaBeritaProdi Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis, Mengabdi Untuk KKN di Nagarasari.

Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi & Bisnis, Mengabdi Untuk KKN di Nagarasari.

Trisula.org|Tasikmalaya-Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud pengabdian masyarakat perguruan tinggi sehingga keberadaan perguruan tinggi dapat memberikan manfaat terhadap lingkungan sekitar, wujud pengabdian ini berupa penerapan dari berbagai penelitian yang sudah dilaksanakan di perguruan tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. KKN berupa kegiatan pengabdian mahasiswa terhadap masyarakat dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral yang dilaksanakan di daerah tertentu, khusunya seperti yang sekarang sedang dilakukan, intrakulikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

KKN dilakukan di kelurahan nagarasari yang merupakan salah satu kelurahan yang terletak di kecamatan Cipedes Kota tasikmalaya. Berdiri sejak tahun 1958, Kelurahan Nagarasari kami pilih sebagai kelurahan untuk mengabdi selama KKN periode 2 berlangsung.

“Nagarasari merupakan kelurahan yang banyak memiliki potensi, banyak sekali UMKM yang berdiri disini,yang paling dominan adalah pengrajin batik jika dilihat, hampir sepanjang jalan disana diisi oleh galeri galeri batik yang menjual bahan batik hingga output dari batik,”ujar Dr.Edy Suroso,S.E.,MSi selaku Dosen pembimbing.

Sejalan dengan meningkatnya angka Covid-19, yang menjalankan KKN ini tetap mematuhi protokol kesehatan serta mengikuti anjuran dari ketua pelaksana KKN untuk tidak melaksanakan proker secara berkerumun yang bisa mengakibatkan meningkatnya angka penyebaran Covid-19 di Tasikmalaya.

Periode KKN yang di laksanakan yakni dari tanggal 22 Juli – 21 Agustus 2021. KKN mandiri ini di fokuskan untuk membangkitkan usaha usaha yang berada di wilayah Nagarasari yang terdampak pandemi Covid- 19, tambah Mahasiswa ketika di konfirmasi Tim Trisula.org.

Selama menjalankan KKN di kelurahan nagarasari, ada 3 proker utama yaitu :

1. Membagikan alat prokes kepada warga Nagarasari
2. Membuatkan alat transaksi digital (Qris) untuk beberapa toko batik
3. Mengadakan Webinar yang bertemakan “ Cara mempertahankan usaha di masa pandemi bagi para pemilik UMKM ”

Pembagian alat prokes di laksanakan pada minggu pertama pelaksanaan KKN, dengan target utama masyarakat di Kelurahan Nagarasari, karyawan di pabrik serta para pedagang kaki lima.

Kemudian, mempelajari dan mempraktekan pembuatan batik tradisional cap & tulis pada minggu pertama dan awal minggu kedua pelaksanaan KKN di nagarasari,berkunjung ke pabrik Deden Batik yang terletak tidak jauh dari toko nya.

Di minggu kedua, melakukan sosialisasi dengan memperkenalkan alat transaksi digital (Qris )serta mempraktekan secara langsung pembuatan alat transaksi digital kepada salah satu tokobatik. Karena dengan menerapkan alat transaksi digital seperti ini mungkin akan lebih meminimalisir angka penyebaran covid-19 karena tidak bersentuhan secara langsung antara penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi. dengan memperkenalkan alat transaksi digital ini dapat memberikan kesan baru yang terasa mengikuti perkembangan digital saat ini.

Pogram kerja selanjutnya masih dalam tahap pengerjaan, sekaligus program penutup KKN, yaitu dengan mengadakan Webinar, yakni merupakan seminar yang berbasis internet dengan menggunakan aplikasi Zoom sebagai media perantaranya. Secara langsung kami mengundang Narasumber yang berpengalaman di bidangnya untuk memberikan materi, serta motivasi bagi para pelaku UMKM khususnya yang terdampak pandemi Covid-19 ini. Namun, webinar yang kami laksanakan juga terbuka bagi umum.

Dengan di realisasikannya 3 proker ini diharapkan menjadi motivasi bagi semua orang, khususnya para pemilik UMKM di Kelurahan Nagarasari yang terdampak pandemi covid-19, umumnya bagi semua pihak.

(Dini Andini/ Ratna Amalia/Red)

 

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA