BerandaBeritaPolrestabes Surabaya Temukan Nesa Alana Karaisa (Ara)di Kota Pasuruan

Polrestabes Surabaya Temukan Nesa Alana Karaisa (Ara)di Kota Pasuruan

TRISULA.ORG

Surabaya ~ Empat hari sudah bocah berusia 7 tahun, bernama Nesa Alana Karaisa (Ara), diduda di culik, Berbagai upaya pencarian dilakukan orang tua dan warga, bahkan Pemkot Surabaya ikut membantu pencarian dengan menyebar poster anak hilang.

Pihak Kelurahan dan Kecamatan Tambaksari ikut melakukan upaya pencarian Nesa Alana Karaisa yang hilang sejak hari Selasa (23/03/2021) lalu.

Aparat Kelurahan kelurahan bergerak cepat dengan membagikan poster anak hilang yang disebar di sejumlah titik vital di Kota Surabaya, seperti di terminal, stasiun, halte, pasar, tempat perbelanjaan, perkantoran dan sekolahan, serta beberapa tempat lainnya.

Kabar baik didapatkan keluarga Nesa pada pagi ini (27/03) pukul 08.00 WIB Nesa berhasil ditemukan.
Informasinya, Nesa ditemukan di Desa Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Dan sekarang korban sudah bawa ke Polrestabes Surabaya.

Nesa Alana Karaisa (7 tahun) atau biasa dipanggil Ara dibawa kabur ke Pasuruan, karena pelaku sakit hati dengan orang tuanya. HA (35 tahun) yang tak lain adalah budhe (kakak perempuan ibu Ara) dia merasa tersinggung karena anaknya pernah ditegur oleh Safrina Anindia Putri, (Ibunya Ara)

AKBP Hartoyo, memastikan, tidak ada tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh Ara. Secara psikologis, menurut Hartoyo, Ara tidak menunjukkan dampak terlalu signifikan karena memang mengenal pelaku.

“Tidak ada kekerasan fisik atau lecet sedikit pun. Pasti seorang anak, kan, akan merasa lebih nyaman dengan keluarga yang biasa meskipun si pelaku juga masih keluarganya, ”ujarnya.

AKBP Hartoyo memastikan, polisi akan tetap memproses kasus yang sedang ditangani secara hukum. Pelaku yang meskipun merupakan keluarga dari korban tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Setidaknya, pelaku terancam hukuman pidana pasal 83 UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman maksimal paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun dan denda paling banyak Rp300 juta dan paling sedikit Rp60 juta,(harie/red*).

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA