BerandaBeritaPemkab Mojokerto, Kucurkan Bantuan Untuk Desa Terdampak Banjir

Pemkab Mojokerto, Kucurkan Bantuan Untuk Desa Terdampak Banjir

TRISULA.ORG

Mojokerto ~ Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto berkunjung ke Desa terdampak banjir, serahan bantuan Secara simbolis di Balai Desa Tempuran, Kecamatan Sooko. Rabu, 03/03/2021.

Setelah menyerahkan bantuan untuk Warga terdampak banjir, dilanjutkan mengunjungi Sungai Watudakon salah satu titik luapan air, dan dilanjutkan mengunjungi bangunan Penyaringan DAM Avour untuk melihat langsung lokasi penyebab terjadinya banjir.

Selain itu Bupati berikan bantuan berupa pengeboran air dari Kementerian ESDM, karena sumber air Dusun Bekucuk berasa asin dan keruh. Untuk Desa Tempuran, pengeboran telah dilaksanakan pada 2020 lalu. Selanjutnya perlu tindaklanjut instalasi perpipaan ke rumah – rumah warga. Bupati juga menyerahkan bantuan 604 paket sembako (mie instan, minyak goreng, gula pasir, kopi instan, teh, air minum kemasan), 3.000 kg beras dan 15 dus lauk pauk.

Pemkab. Mojokerto juga memberi bantuan tanggap darurat perbaikan tanggul untuk beberapa Desa terdampak. Antara lain 4.000 lembar karung glangsing dan 20 lembar gedek guling (Desa Sambiroto), 1.000 lembar karung glangsing (Desa Jampirogo), 3.000 lembar karung glangsing, 20 lembar gedek guling, beras 100 kg dan 3 dus lauk pauk (Desa Sooko), dan 1.500 lembar karung glangsing (Desa Ngingasrembyong).

Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati akan mendorong peningkatan pembangunan di Desa, agar bisa dilaksanakan secara cepat dan tepat sasaran, demi terlaksananya Desa tangguh. Tangguh di bidang sosial, pendidikan anak dan tangguh secara global. Bupati akan mendorong kepala desa untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan, pada wilayah masing – masing sesuai potensi.

Kades Tempuran, dalam dambutannya menyampaikan beberapa faktor yang dinilai menjadi salah satu pemicu banjir. adalah sistem penyaringan sampah pada Dam Sipon, karna ukurannya terlalu kecil sehingga menyebabkan penyumbatan. Saya ingin agar hal tersebut dapat di tindaklanjuti. Mulai dari kesiapan alat penghancur sampah secara otomatis pada sistem penyaringan, sudetan saluran sungai untuk mengalihkan sebagian atau seluruh aliran air banjir, memaksimalkan pompa Dusun Bekucuk, Desa Tempuran Kecamatan Sooko.

Lebih lanjut Kades Tempuran menyampaikan, kami dan Perangkat desa Tempuran, sedang mencari solusi dan mengupayakan agar bencana banjir seperti saat ini bisa kita tanggulangi dan tidak terjadi lagi di masa mendatang. “ungkapnya.(har)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA