BerandaBeritaNasip Ojol Yang Miscam Keberangkatan Pesawat, Gagal Pulang Kampung

Nasip Ojol Yang Miscam Keberangkatan Pesawat, Gagal Pulang Kampung

Kopatas.news || Ciledug – Sabtu, 06/03/2021 Mungkin ini Peringatan Buat Masyarakat awam Agar Berhati Hati dan Teliti dalam membeli tiket via aplikasi baik Kereta, Pesawat dan lain lain. Jumat, 05/03/2021 Pukul 19:06 wib Idris warga Jalan Balana 1 No.19 Kelurahan Barana Makassar Sulawesi Selatan, yang selama 6 tahun merantau di jakarta Barat yang berprofesi sebagai Driver Ojek Online malam itu hendak pulang ke Makassar dengan memesan tiket via aplikasi tiket.com dengan kode booking CEPGW, Namun takdir berkata lain pagi itu juga mereka mendapatkan pemberitahuan via whatsapp by sistem dari tiket.com mengucapkan terimakasih telah memilih tiket.com pilihan mereka untuk tiket pesawat.

Idris beserta istri amat kaget, saat menghubungi tiket.com pagi 07:56 wib bahwa pesawat yang akan dinaiki mereka sudah landing dibandara Sultan Hasanuddin Makassar. Saya tidak menyangka om, saya pikir di via email yang tertulis pukul 12:35 – 04:00 AM itu keberangkatan besok pukul 12:35 WIB dari Bandara Soekarno-Hatta dan sampai di Bandara Sultan Hasanuddin pagi pukul 04:00 WITA, coba kalau tertulis di kiriman email pukul 00:35 – 04:00, dan secara logika ke umuman masyarakat awam penulisan jam itu 00:35 – 04:00 wib kami mungkin akan bersiap siap untuk pergi ke bandara om ujar idris.

Di saung dibelakang Pasar Lembang Ciledug Tangerang disitulah mereka tidur sampai saat ini beserta istri dan anaknya, hujan pun kebocoran. Namun mau bagaimana lagi om, pihak tiket.com tidak mau mengganti uang kami atau setidaknya beri kami tiket keberangkatan yang baru, karena jujur saya sudah tidak ada uang lagi untuk beli tiket pesawat, itupun uang beli tiket kemarin hasil barang barang yang saya jual, salah satunya motor yang buat sehari hari saya ngebid (istilah narik dalam bahasa pergaulan ojol) tambah Jesiya sang istri.

Harapan kami tolonglah kepada pihak tiket.com beri kami tiket yang baru agar kami bisa pulang kekampung halaman untuk hidup disana, karena sejak pandemi pemasukan suami saya sebagai Ojek Online tidak menentu. Alhamdulillah kami disini ada solidaritas rekan rekan ojek on line juga yang mencarikan tempat tidur dan berteduh bagi mereka dari terik matahari dan hujan, coba jika tidak ada saung ini mungkin kami akan tidur diemperan jalan tutup idris.**

(Tim Redaksi)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA