BerandaBeritaNaftali Magai: Amankan Tapal Batas Deiyai-Mimika, Pemda Percepat Pemekaran 

Naftali Magai: Amankan Tapal Batas Deiyai-Mimika, Pemda Percepat Pemekaran 

TRISULA.ORG|PAPUA – Terkait klaim soal tapal batas yang dilontarkan pemerintah kabupaten Mimika disikapi serius Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Deiyai Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) , Naftali Magai, angkat bicara soal klaim tapal batas antara Mimika-Deiyai. Pasal masalah tapal batas tersebut antara pro dan kotra hingga mengakibatkan konflik horizontal. Masyarakat2 dibeberapa kampung yang berada di wilayah perbatasan antara Deiyai-Mimika nyatakan bahwah mereka adalah warga Deiyai namun dengan syarat percepat pemekaran kampung.

Kepada media ini, Naftali Magai mendesak pemerintah daerah kabupaten Deiyai untuk melakukan mediasi agar membahas soal tapal batas antara kabupaten Deiyai dan kabupaten Mimika.

“tapal batas secara adat beda dengan tapal batas secara pemerintah namun masyarakat yang berdomisi di kampung telah nyatakan sikap untuk gabung dengan Deiyai terutama Kampung Dauwo tetapi dengan syarat pemekaran kampung dipercepat, “jelas Naftali melalui keterangan pers yang diterima media ini, Rabu, (9/8/2021).

Pemekaran Kampung yang sudah usulkan harus dipercepat, dari pada beberapa kampung di Distrik Bouwobado ikut gabung dengan kabupaten Mimika.

“bila pemerintah daerah Deiya tidak percepat mekarkan kampung bagi masyarakat yang berdomisi di daerah perbatasan tentu masyarakat memilih ikut gabung dengan kabupaten Mimika. Ini soal PAD dan potensi lainnya.

Oleh karenanya, pemerintah Deiyai melalui bagian tata pemerintahan harus mendesak Bupati untuk sikapi masalah ini, agar pemekaran kampung di percepat.

Lebih kuatirkan lagi, jika terjadi konflik horizontal yang mengorbankan masyarakat hanya karena masalah tapal batal. “lalu sempat terjadi konflik hingga mengakibatkan korban nyawa. Saya sebagai legislatif perwakilan Distrik Bowobado merasa kuatir jika terjadi konflik lagi, hanya soal masalah tapal batas disana.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah Kabupaten Deiyai segera memberikan pemekaran kampung dan segera gelar pertemuan dengan masyarakat yang berdomisi di daerah perbatasan guna mempertahan wilayah perbatasan saat ini tetap dalam wilayah adminitrasi kabupaten Deiyai.

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA