BerandaArtikelLeuwikeris Hejo Program Akselerasi Restorasi Lahan Terintegrasi Berkelanjutan

Leuwikeris Hejo Program Akselerasi Restorasi Lahan Terintegrasi Berkelanjutan

TRISULA.ORG |TASIKMALAYA

Dalam Kerangka Pembangunan Ekonomi Kerakyatan (Bagian dua)
Dr. Edy Suroso, S.E., M.Si. dan Dr. Muhamad Nurdin Yusuf, S.E., M.P.

Pembangunan Bendungan Leuwikeris merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan air, baik untuk keperluan sehari-hari masyarakat, pertanian, maupun sumber energi listrik. Namun pada proses pengerjaan proyek pembangunan Bendungan Leuwikeris akan berdampak juga terhadap kerusakan lahan sekitar. Pelaksanaan Proyek Nasional Bendungan Leuwikeris memakan waktu yang tidak sebentar sehingga kerusakan lahan yang terjadi selama kurun waktu proyek tersebut bisa berdampak serius terhadap kelestarian lingkungan. Sehingga diperlukan kegiatan restorasi lahan dan penghijauan secara pararel bersamaan dengan pengerjaan proyek tersebut.

Leuwikeris Hejo hadir sebagai NGO (Non Government Organization) yang berbasis IT (Start-UP) dengan konsep program akselerasi restorasi lahan terintegrasi berkelanjutan dalam kerangka pembangunan ekonomi kerakyatan. Leuwikeris Hejo mempunyai tagline: Kelestarian Alam, Ketangguhan Ekologi untuk Kemandirian Ekonomi. Program penghijauan berkelanjutan yang direncanakan di lokasi proyek Bendungan Leuwikeris agar dalam jangka pendek dampak kerusakan terhadap lahan sekitar yang ditimbulkan selama pengerjaan proyek Bendungan Leuwikeris dapat diatasi. Sedangkan dalam jangka panjang Penghijaun di Bendungan Leuwikeris mampu menjadi aksi nyata dalam penyelamatan kerusakan lingkungan secara luas.
Dalam kehidupan, manusia akan selalu bergantung pada keberadaan pohon, begitu juga sebaliknya.

Masing-masing dari keduanya memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Pohon yang memberikan kehidupan dan berbagai sumber daya untuk manusia, dan manusia yang menjaga serta merawat pohon.

Penghijauan merupakan salah satu bentuk peran manusia dalam menjaga lingkungan. Penghijauan ini dilakukan dengan melakukan penanaman pepohonan. Kita bisa kerjakan langkah penghijauan ini pada taman, pinggir jalan, atau di tempat-tempat Fasilitas umum di area Bendungan Leuwikeris. Pohon-pohon yang ditanam akan mengatasi polusi dan memberikan suplai oksigen bagi manusia.

Manfaat penghijauan tidak hanya sampai di situ. Masih banyak manfaat penghijauan yang bisa dirasakan oleh lingkungan, khususnya manusia. Mencegah Erosi Tanah, Kualitas Udara Lebih Baik, memperbaiki Das, pelestarian satwa, pengontrol iklim, Menciptakan Ekosistem Baru, memperindah Pemandangan dan Mencegah Banjir. BBWS Citanduy bekerja sama dengan Perkumpulan Leuwikeris Hejo akan  membuktikan komitmennya dengan melaksanakan kegiatan peduli lingkungan dengan penanaman pohon yang merupakan bagian dari program Bendungan Leuwikeris.

Program Leuwikeris Hejo ini dicanangkan pada awal Agustus 2021 lalu dengan tujuan untuk terus mendukung BBWS Citanduy dalam memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan.  Leuwikeris Hejo berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kesehatan agar menjadi lebih baik bagi generasi masa depan  dengan memastikan kelestarian alam secara berkelanjutan. Penanaman pohon ini diharapkan dapat membantu dalam memperbaiki kondisi lingkungan di wilayah Bendungan Leuwikeris tersebut.  Hasil dari tanaman atau pohon tersebut juga merupakan sumber kehidupan dan dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat disekitarnya. Melihat pentingnya peran tanaman maupun pohon dalam kehidupan makhluk hidup, Leuwikeris Hejo sadar bahwa penting untuk melakukan suatu inisiatif yang mengajak sebagian besar perusahaan untuk menanam pohon melalui program Leuwikeris Hejo.

Jenis pohon yang ditanam ditentukan berdasarkan hasil survei dan diskusi dengan masyarakat sekitar, dimana 60 persen merupakan tanaman keras dan sisanya 40 persen merupakan tanaman buah. Selain itu, tanaman tersebut juga merupakan tanaman endemik di hulu sungai Citanduy, sehingga nantinya mudah untuk dikembangkan oleh masyarakat sekitar.

Program Akselerasi Restorasi Lahan Terintegrasi Berkelanjutan Dalam Kerangka Pembangunan Ekonomi Kerakyatan ini dapat dijelaskan sebagai berikut:
Akselerasi restorasi lahan artinya kegiatan pemulihan atas kerusakan lahan sekitar proyek bendungan dilaksanakan secara paralel simultan dengan pelaksanaan proyek tersebut. Sehingg nantinya pada saat peresmian Bendungan Leuwikeris dilaksanakan saati itu lahan sudah pulih kembali bahkan hasil dari penanaman sudah bisa dinikmati.

Terintegrasi artinya program penghijauan ini melibatkan kolaborasi berbagai pihak karena Leuwikeris Hejo memiliki prinsip bahwa “dunia ini terlalu besar untuk dikerjakan sendiri”, sehingga program ini melibatkan berbagai pihak  seperti Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Pemerintah Kabupaten Ciamis, Perguruan tinggi seperti Universitas Siliwangi Tasikmalaya dan  Universitas Galuh yang mana kegiatan penghijauan di Bendungan Leuwikeris akan dijadikan sebagai  Laboraturium Alam yang akan menunjang kegiatan Pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Berkelanjutan artinya untuk menjaga sustainabilitas program penghijaun ini Leuwikeris Hejo menjalin Kerjasama dengan pihak-pihak terkait yang kompeten dalam bidang penghijaun seperti  bermitra dengan penyedia bibit, bermitra dengan penyedia pupuk. Khusus mitra penyedia pupuk Leuwikeris Hejo sudah melakukan perjanjian kerja sama dengan Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) dan Kelompok Tani Taruna Mukti untuk suplai pupuk organic hasil olahan dari kotoran sapi. Leuwikeris Hejo juga bermitra dengan donator-donatur dari berbagai perusahaan dan instansi pemerintah sebagai konsekuensi terhadap imbal jasa lingkungan melalui program Tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility.

Kerangka Pembangunan Ekonomi kerakyatan artinya pelaksana operasional sehari-hari dari kegiatan ini adalah Sahabat Hejo. Sahabat Hejo adalah mitra tani yang direkrut dari warga sekitar bendungan, diutamakan mereka warga yang semula adalah hanya sebagai pengarap tanah bukan pemilik tanah yang dibebaskan oleh Proyek Bendungan Leuwikeris. Sahabat Hejo nantinya melakukan penandatangan kesepakatan dengan Leuwikeris Hejo sekait dengan hak dan kewajibannya. Selain itu Sahabat Hejo nantinya akan diberikan pelatihan secara berkesinambungan tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang penanaman pohon. Selain penanaman tanaman keras kegiatan ini nantinya juga melakukan penamanan pohon atau tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Sehingga Sahabat hejo nantinya akan mendapatkan penghasilan secara periodik agar mampu meningkatkan kesejahteraan mereka.
Keseluruhan konsep tersebut di atas akan dikemas dalam sebuah buku yang akan menjadi panduan bagi semua stakeholder yang terlibat. Setiap pohon yang ditanam akan dilakukan pendokumentasian secara baik yaitu satu pohon satu foto dan satu titik ordinat sehingga dapat di monitor secara digital oleh mitra donasi. Setiap kegiatan yang dilaksanakan akan dibuat artikel yang akan dipublikasikan dalam website Jurnal Leuwikeris Hejo.(Red)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA