BerandaHukumKomisaris PT.Metro Mini Saat ini Minta Keadilan Kepada Kejari Bekasi

Komisaris PT.Metro Mini Saat ini Minta Keadilan Kepada Kejari Bekasi

Trisula.org || Jakarta Selatan – Kamis, 11 Febuari 2021 awak media mengadakan pertemuan dengan Kuasa Hukum Pengacara Komisaris PT.Metro Mini, Yogi Pajar Suprayogi Amd, SE, SH di bilangan Rempoa Jakarta Selatan. Beliau menyatakan Putusan Pengadilan No.66 yang melarang adanya RUPS atau RUPSLB sampai adanya keputusan yang bersifat tetap. Akan tetapi N dan H malah menyelanggarakan RPUSLB tanggal 23 Januari 2020 tanpa persetujuan dari Komisaris PT. Metro Mini yaitu Heryanto, John P Gultom, Kadner Tambunan, Yutek Sihombing dan para pemegang saham lainnya ujar Yogi.

Menurut Yogi Pajar Suprayogi Amd, SE, SH selaku kuasa hukum Komisaris PT. Metro Mini ketika N dan H menyelenggarakan RUPS tanggal 25 Januari 2020 keputusan No 66/PDTG/2018/PN.Jak.Tim tertanggal 22 November 2018 masih bersifat banding yang artinya belum berkekuatan Hukum Tetap, sedang RUPS atau RUPSLB adalah Ilegal tegas yogi.

Hasil dari RUPS tanggal 23 Januari 2020 N dan H telah dibuatkan akta Notaris No.4 tanggal 13 Febuari 2020 pada Kristian SH sebagai Notaris Kota Bekasi dan telah mendapatkan pengesahan dari Menkumham bernomor : AHU-0016020.AH.01.02 Tanggal 24 Febuari 2020. Atas perbuatan tersebut N dan H telah dilaporkan di Polres Metro Bekasi Kota dengan No.LP/1.196/K/V/2020/Restro Bekasi Kota tanggal 28 Mei 2020, Karena N dan H patut diduga memberikan keterangan palsu dalam Akta No.4 tanggal 13 Febuari 2020, Sejak tanggal 5 Desember 2020 N dan H telah ditetapkan sebagai tersangka. Bahkan saat ini 11 Febuari 2021 oleh Polres Metro Bekasi telah di Limpahkan Ke JPU tambah Yogi.

Yogi menyayangkan keputusan Kejari Bekasi Kota saudara N dan H ditetapkan sebagai Tahanan Kota yang seharusnya Menjadi Tahanan Negara karena telah memenuhi syarat Subyektif maupun syarat Obyektif untuk ditahan sesuai dengan pasal 21 KUHP, akan tetapi keputusan Pasal 21 ayat 1 dan 4 tindak pidana itu ditahan dan dipenjara 5 tahun atau lebih imbuh yogi.

Kejari Bekasi Kota seharusnya lebih bijaksana lagi dalam melihat fakta fakta hukum yang sebenarnya, dari saham pelapor dan komisaris PT. Metro Mini yang hilang. Klien kami para Komisaris PT.Metro Mini dan juga sebagai pemegang saham sangat tidak mendapatkan keadilan, secara tidak langsung hukum ini tumpul ke atas dan meruncing kebawah tutup Yogi.

(Tim Redaksi)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA