BerandaBeritaKesal : Diduga Ulah Oknum LSM, "Obok - Obok" Pemilik Agen BRILink

Kesal : Diduga Ulah Oknum LSM, “Obok – Obok” Pemilik Agen BRILink

TRISULA.ORG

Foto : M.Sobri Kades Patrasana Kecamatan Kresek

KABUPATEN TANGERANG ~ Jaro Komarudin (red.Jaro 3 Ds. Patrasana) merasa terganggu dengan adanya berita miring atas kepemilikan warung sembokonya yang juga selaku Agen BRIlink Sub.Unit Kacab.Kresek, Kabupaten Tangerang, yang memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Dirinya kesal dan membantah, adanya pemberitaan salah satu media Online terkait jabatan dan statusnya sebagai penyalur dan juga selaku Staff aparatur di pemerintahan Desa Patrasana

“Saya memiliki agen sembako itu sejak 20 tahun lalu dan menjadi agen BRILink sebelum sekarang menjabat sebagai Jaro 3 di Desa Patrasana.(22/01/2021)

“Kasih tahu itu orang, Agen BRILink saya tak hanya melayani orang yang membeli kebutuhan rumah tangga, tapi juga melayani mereka yang ingin bertransaksi keuangan. Mulai transfer antarbank, pembelian pulsa, hingga pembayaran cicilan motor,”ucapnya

Minimal agen BRILink, saya saat ini bisa membantu masyarakat Desa Patrasana melakukan transaksi perbankan dan keuangan lainnya, dan yang pasti kami tidak pernah mematok atau memotong dalam menjalankan kewajibannya menyalurkan sembako BPNT dan PKH ke warga penerima bantuan atau KPM,” ujarnya

Saat disinggung berapa belanja modal dari seluruh komoditas paket sembako yang disalurkan, Komarudin mengaku tidak tahu menahu. Alasannya, seluruh komoditas dari beras, telur, ayam, tempe, buah, sayur dan lainnya berasal dari suplier tunggal yang telah ditunjuk oleh Bank BRI setempat, “Kami tidak tahu harga sebenarnya. Karena yang kami terima sudah dalam bentuk paketan,” ucap Komarudin

Komarudin menjelaskan warung BRILink miliknya merupakan layanan Laku Pandai Bank Rakyat Indonesia (BRI) resmi dan terdaftar.

Dijelaskan Komarudin, jika “Laku Pandai”merupakan singkatan dari Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif.

Program ini dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang populer dengan sebutan Branchless Banking itu adalah penyediaan layanan perbankan atau keuangan lain melalui kerjasama sama pihak lain (agen bank), dengan dukungan penggunaan sarana teknologi informasi

Menurut Komarudin, dengan keberadaan agen Laku Pandai seperti dirinya, masyarakat bisa menghemat waktu dan biaya. Sebab, mereka tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor BRI terdekat,”ucapnya

Sementara itu M.Sobri selaku Kepala Desa Patrasana Kecamatan Kresek menjelaskan kepada awak media,”Sebelumnya, pernah mendengar dan muncul temuan adanya dugaan agen atau e-warung fiktif (siluman) yang dilakukan oleh oknum mafia pangan.
Oknum – oknum tersebut mengorganisir dan memonopoli suplai bahan pangan BPNT/PKH di sejumlah Kecamatan termasuk di Kecamatan Kresek ini,”jelasnya

Berdasarkan data yang diperoleh sejumlah agen penyalur BPNT/PKH di Kecamatan Kresek rata – rata mendapatkan intervensi dari sekolompok orang yang mengatasnamakan oknum Lembaga Sosial Masyarakat (LSM),”terangnya

Bahkan Kelompok ini juga ada dan bahkan,”memaksa” para agen – agen untuk tidak membeli atau mengambil bahan pangan (sembako) dari salah satu Suplayer tertentu, melainkan darinya

Padahal, sesuai pedoman umum agen penyalur bebas memilih dan menentukan sendiri distributor atau suplier bahan pangan yang akan mereka salurkan kepada warga penerima bantuan,”ucap M.Sobri

Oknum Kelompok ini beralasan, adanya agen suplier tunggal di Desa Patrasana dalam penyaluran sembako program BPNT/PKH yang juga merangkap sebagai Jaro.

M.Sobri berkeinginan, nantinya siapapun sebagai penyalur sejumlah bahan pangan, pemerintah harus wajib memprioritaskan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa masing – masing, sehingga bisa memberdayakan dan adanya perputaran perekonomian di Desa.

Ia berharap dan meminta agar tidak ada pihak – pihak atau kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi di tengah wabah Corona saat ini, dimana masyarakat saat ini sedang dalam kondisi kesusahan.

“Tolong jangan ada yang memperkeruh suasana dengan klaim – klaim sepihak, apalagi mengintervensi, ”tandasnya

M.Sobri optimistis, dengan semakin banyaknya masyarakat yang mendapatkan informasi tentang manfaat keberadaan agen Branchless Banking, atau Agen BRILink ini, benar-benar sesuai kebutuhan juga ketentuan yang ada,”pungkas M.Sobri Kades Patrasana, (Ari Ariyanto)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA