BerandaBeritaHari ini Forkopimcam Kresek Gelar Zona Wajib Pakai Masker

Hari ini Forkopimcam Kresek Gelar Zona Wajib Pakai Masker

TRISULA.ORG

KABUPATEN TANGERANG – AKP. Osman Sigalingging, Kapolsek Kresek, Polresta Tangerang bersama dengan Forkopimcam dan gelar kegiatan Wajib Masker (29/01/2021)

Menurut Camat Kresek H.M.Epi Supriatna S.Sos.M.N kegiatannya bersama dengan Forkopimcam, serta tokoh masyarakat Kecamatan Kresek di sepanjang Jalan Raya Syeih Nawawi Al Bantani (red.Di depan Kantor Kec.Kresek)

Mulai hari ini, Kamis (29/01)2021), Pemerintah bersama Forkopimcam Kresek mewajibkan seluruh masyarakat Indonesia mengenakan masker saat di luar rumah. Soalnya, penyebaran virus Covid-19 tanpa gejala menjadi kasus yang paling banyak ditemui.

Orang tanpa gejala dapat menjadi pembawa virus. Dengan memakai masker, diharapkan dapat meminimalisir penularan virus ini.

Hal tersebut disampaikan Camat Kresek H.M.Epi Supriatna S.Sos.M.M untuk Penanganan Covid-19, di wilayahnya. Pemakaian masker juga sesuai dengan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sebab, saat seseorang berada di luar rumah, terdapat banyak sekali ancaman penularan virus,”ujarnya.

“Mulai hari ini, masuk ke wilayah Kecamatan Kresek, Wajib Pakai Masker, sesuai juga dengan rekomendasi dari WHO, kita semua harus wajib pakai masker,” kata Epi Supriatna

Dijelaskan, masyarakat umum dapat menggunakan masker berbahan kain. Sementara tenaga medis, wajib mengenakan masker bedah ataupun masker N95.

Untuk pengunaan Masker kain sebaiknya memiliki tiga lapisan. Ini akan efektif menangkap virus. Masyarakat dapat membuat masker sendiri dari kain bersih. Bisa dijahit manual ataupun memakai mesin.

Penggunaan masker kain disarankan tak boleh lebih dari empat jam. Setelah dipakai, masker harus dicuci pakai sabun dan air. “Sesuai hasil penelitian, masker kain dapat menangkal virus sebesar 70 persen,” tegasnya

Selain masker, Epi Supriatna juga mengingatkan pentingnya jaga jarak saat berkomunikasi dengan orang lain minimal satu hingga dua meter, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta tidak keluar rumah jika tak ada kepentingan yang sangat mendesak,”terangnyal

“Ini upaya kami mecegah penularan, Kita tidak tahu, bahwa di luar ada banyak kasus tanpa gejala. Cuci tangan pakai sabun. Ini jadi kunci,” tegasnya

Sementara itu Pelda Ukar selaku Bati Taud Koramil 07- Kresek mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan Forkopimcam merupakan salah satu bentuk kegiatan yang diharapkan mampu memutus mata rantai penyebarannya,”jelas Pelda Ukar

Termasuk juga program bersih lingkungan, apalagi disaat musim penghujan saat ini, disamping itu, program ini juga merupakan upaya menyikapi bencana banjir serta wabah penyakit Chikungunya di wilayah hukum Makoramil 07- Kresek

Dan rencananya kegiatan seperti ini akan di jadwalkan di beberapa wilayah di Kecamatan Kresek dan Gunung Kaler untuk kenyamanan lingkungan agar terhindar dari Berbagai Penyakit,”Kata Pelda Ukar

Kita semua berharap masyarakat sekitar tidak lagi keluar rumah tanpa menggunakan masker serta membuang sampah sembarangan, dengan demikian mampu untuk mencegah lingkungan kotor akibat sampah yang dapat menimbulkan penyakit,” Pungkasnya

(Ari Ariyanto)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA