BerandaBerita"Di Rumah Saja" Perekonomian pun lumpuh

“Di Rumah Saja” Perekonomian pun lumpuh

TRISULA.ORG

 

Gerakan “Jateng di Rumah Saja” dimulai hari ini Ketentuan terkait dengan gerakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Tengah Nomor 443.5/000/1933.

Pasar di kabupaten kebumen salah satunya pasar Karanganyar bakal ditutup pada Sabtu-Minggu (6-7/2/2021). Ini merupakan dampak dari pelaksanaan program Jateng di Rumah Saja yang diluncurkan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Bukan cuma pasar tradisional, pertokoan, pusat pembelajaran dan perkantoran pun bakal ditutup. Hanya rumah sakit, puskesmas, dan apotek yang boleh buka.

Salah seorang pedagang di pasar biasa di panggil “mas Jan dawet” di Karanganyar yang sudah berjualan puluhan tahun merasakan dampaknya pengurangnya pengunjung dan pedagang di pasar yang untuk memutuskan untuk tidak berjualan untuk sementara waktu karena adanya SE dari Gubernur Jawa Tengah.

SE “Surat Edaran”yang dirilis 2 Februari 2021 ini tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Tahap II di Jawa Tengah untuk Bupati/Walikota se Jawa Tengah.

SE tersebut juga di tindak lanjuti oleh sat PP dan jajaran nya untuk sweeping agar aturan tersebut bisa di terapkan dan di laksanakan untuk selalu masyarakat Jawa Tengah dan sekitarnya.

Tapi ada juga pedagang yang tetap membuka tokonya yang mengharap kan ada pembeli yang datang untuk membeli dagangannya
Walaupun kenyataannya pengunjung agak sepi karena adanya SE dari Gubernur untuk tidak keluar rumah.

Harapan bagi pedagang di pasar agar perekonomian kembali normal kembali setelah aturan 2 hari di rumah saja, berharap tidak berdampak panjang setelah ini ucap pak Amir pedagang sayur di pasar Karanganyar ujarnya . (Riyanto)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA