BerandaBeritaAwalnya Resah, Menjadi Berkah Peluang Usaha Pupuk Organik Menurut Uus Permana

Awalnya Resah, Menjadi Berkah Peluang Usaha Pupuk Organik Menurut Uus Permana

Trisula.org

Bandung – Berlatar belakang sebagai Petani Uus Permana tak menjadikan latar belakang pendidikan menghalangi usaha keras dirinya, sebagai pejuang Limbah yang memanfaatkan kotoran sapi, sehingga mampu diubahnya menjadi jenis bisnis yang sedang dirintisnya, ditahun (2021) kini hasil nyata semangat gigih perjuangan dan keuletanya membuahkan hasil menjadi segudang prestasi, dengan semangatnya Uus tetap akan berjuang tidak akan mudah puas dengan apa yang sudah di capainya.

Dengan kerja keras dan karyanya Uus membuktikan dirinya mampu bekerja sama dan sama-sama kerja dengan berbagai lapisan untuk menggagas merambah bisnis pupuk walaupun jauh dari latar belakang pendidikannya.

Bersama Kelompok Tani Taruna Mukti yang bergerak dibidang pengolahan pupuk organik, yang dilatarbelakangi dari kondisi umum peternakan sapi perah dilokasi kecamatan pasirjambu Kabupaten Bandung, mampu menginspirasi nya untuk berkarya.

“Awalnya saya belum berorientasi bisnis. Kita awalnya cuma ingin membantu agar limbah kotoran sapi tidak menjadi dampak lingkungan yang dibuang seenaknya ke sungai, dengan dasar masalah Amdal diatas menjadikan Uus merumuskan berbagai cara dari kotoran ternak sehingga dapat diubah menjadi peluang bisnis yang ekonomis dan ramah lingkungan yaitu dengan memproduksi pupuk organik bersama kelompoknya ,” tutur Uus ditemui Minggu (17/01/2021).

Dari latar belakang itu, Uus dan rekan-rekannya tercetus memproduksi pupuk organik dengan memanfaatkan bahan dasar yang ada di sekitar lokasi daerahnya kotoran ternak yang difermentasi menjadi pupuk, dengan Merek Kosa Plus Taruna Mukti.

“Bahan bakunya luar biasa melimpah. Dah hasilnya ternyata luar biasa. Dari yang semula kotoran sapi menjadi bagian masalah yang merusak sungai karena dibuang sembarangan oleh oknum sekarang mereka langsung angkut untuk di produksi,” tutur Uus.

Mulai dari situ, Uus sebagai Creator Pupuk Kosa Plus dan rekannya menseriusi bisnis yang dirintis tersebut dengan mengurus berbagai keperluan dari mulai produksi hingga perizinannya, dengan menggaet CV.TANGGUH MANDIRI NUSANTARA dan PT.TRISULA TANGGUH MANDIRI sebagai Mitra pendukung kegiatanya beserta kelompok.

Saat ini Pupuk yang kita produksi mampu menghasilkan kapasitas produksi hingga puluhan Ton/bulan yang basis produksinya berlokasi di Pasir Jambu, Kabupaten Bandung-Jawa Barat.

“Konsumen kita saat ini sudah hampir seluruh Jawa Barat. Ada Garut, Bandung, Tasikmalaya, Indramayu, dan lain-lain,” sambung dia.

Biacara keunggulan Kosa Plus dibanding pupuk kimia, saya percaya adalah menambah baik untuk kualitas tanahnya. Berbeda dengan pupuk berbahan kimia yang punya efek menurunkan kualitas unsur hara dalam tanah, pupuk organik justru bisa mengembalikan kualitas tanah seperti semula.

“Saya ingin mengajak masyarakat dan petani kembali ke masa lalu di mana tanaman dan tumbuhan bisa tumbuh besar dengan bahan-bahan alami,” jelasnya.

Kami berharap penggunaan pupuk Organik lebih luas lagi bahkan bisa menembus pasar Nasional dengan menyasar petani-petani unggul.

“Dari desain kemasan kami ingin menunjukkan bahwa bisnis kami ini serius dan kita pasarkan dengan online dan alternatif lain dengan harapan suatu saat bisa tembus pasar ekspor,” tandas dia.

(MAR/TRISULA)

ARTIKEL TERKAIT

BERITA POPULER

AKURAT & TERPERCAYA